Enam Fraksi Desak Gelar Pilwabup

KALIANDA – Enam fraksi di DPRD Lampung Selatan menyetujui revisi hasil tata tertib (tatib) pengisian jabatan wakil bupati Lampung Selatan. Menyusul turunnya hasil klarifikasi tatib yang diturunkan oleh provinsi pascadikirimkannya klarifikasi.

Dalam paripurna pengesahan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lamsel, Hi. Sumadi S.Sos., dihadiri oleh 40 anggota DPRD serta seluruh kepala dinas instansi di lingkungan Pemkab Lamsel.

Dari kalangan parpol, hanya 3 parpol pengusung saja yang hadir. Di antaranya Ketua Partai Demokrat, Siti Farida, S.H., Ketua Partai Sarikat Indonesia (PSI) dan salah seorang fungsionaris DPC PKB Lamsel. Sedangkan dari Partai Golkar tidak terlihat ada perwakilan dalam paripurna tersebut.

Ketua DPRD Lamsel, Sumadi, S.Sos., mengatakan, dengan disahkanya revisi tatib pilwabup yang telah ditetapkan DPRD, maka pihaknya akan segera mengirimkan hasil pengesahan revisi tersebut kepada Pemprov Lampung. Selanjutnya, dewan juga akan meminta panitia pemilihan (panlih) untuk menyesuaikan jadwal pelaksanaan pilwabup. “Mudah-mudahan dengan selesainya hasil revisi yang dilakukan, pengisian pilwabup dapat segera digelar,” katanya.

Tanggapan datang dari Fraksi PPP, yang disampaikan oleh Alfa J. Ismail, S.H., yang meminta tidak ada alasan bagi penyelenggara pemerintahan di Lamsel untuk menunda-nunda proses pengisian pilwabup 2005-2010 yang telah kosong, karena bagaimana pun juga sebagai pelaksanaan amanat rakyat. Dan hal ini telah dipertanyakan mereka pengisiannya.

“Kami berharap bupati tidak menunda-nunda proses ini yang telah ditinggalkan pascadilantik menjadi Bupati Lamsel. Karena merupakan ketentuan undang-undang yang harus dijalankan,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan ketidakhadiran bupati dalam paripurna pengesahan tatib tersebut. Karena pengesahan ini menyangkut dengan kebijakannya. “Ibarat kita akan mengawinkan seseorang, tapi mempelainya tidak hadir dalam pertemuan. Ini ada apa? Jangan sampai kita menunjukan arogansi kekuasaan kepada masyarakat,” seru Alfa.

Hal yang sama disampaikan oleh Fraksi PDIP, yang dibacakan oleh Supriyanto Hutagalung yang meminta pascadisahkannya tatib pilwabub, 4 parpol pengusung untuk segera duduk 1 meja mengeluarkan 2 nama yang akan direkomendasikan untuk dipilih menjadi wakil bupati Lamsel. Bahkan fraksi dari parpol berlambang banteng moncong putih ini, meminta, sebelum akhir November pilwabub harus sudah digelar.

“Parpol pengusung sebaiknya mengeluarkan nama cawabup yang selanjutnya diserahkan pada bupati dan DPRD untuk dipilih,” katanya.

Sedangkan dari Fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh Ketua Fraksinya, Hidarsel YAD, S.E., meminta pengisian jabatan pilwabup harus segera dilakukan. Mengingat revisi tatib pilwabub telah disahkan DPRD dalam paripurna. “Golkar juga berharap cawabup yang dilahirkan merupakan sosok pemimpin yang memiliki figure sesuai dengan keinginan masyarakat umum,” katanya.

Demikian halnya dengan Fraksi PKS, PAN dan PKB yang menerima dan menyetujui pengesahan revisi tatib pengisian jabatan cawabup Lamsel periode 2005-2010 untuk disahkan menjadi perda. (Beny Candra )

0 Responses to “Enam Fraksi Desak Gelar Pilwabup”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: